Muaro Jambi – Harapan warga Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, untuk memiliki akses penyeberangan yang lebih layak akhirnya terwujud. Jembatan Merah Putih Presisi kini resmi digunakan masyarakat setelah menjalani renovasi oleh jajaran Kepolisian.
Peresmian jembatan dilakukan oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar bersama Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah. Peresmian tersebut merupakan bagian dari peresmian Jembatan Merah Putih Presisi secara serentak yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan langkah kepolisian dalam memperbaiki jembatan yang selama ini menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat Desa Betung.
Aidi juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program pembangunan yang dinilainya menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Program seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kepolisian, khususnya Polda Jambi dan Polres Muaro Jambi, yang telah membantu memperbaiki jembatan ini,” ujar Aidi.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar meningkatkan kualitas sarana penyeberangan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari.
Salah satu manfaat yang paling dirasakan adalah kemudahan akses bagi anak-anak sekolah. Sebelum jembatan diperbaiki, akses menuju sekolah yang berada di seberang permukiman menjadi salah satu kendala bagi warga, khususnya para pelajar PAUD, SD, hingga MTs.
“Jembatan ini sangat vital. Anak-anak sekolah sekarang lebih mudah menyeberang untuk menuju sekolah. Ini menyangkut akses pendidikan,” katanya.
Selain pendidikan, jembatan tersebut juga menjadi jalur penting bagi aktivitas pertanian dan perkebunan. Dengan kondisi jembatan yang lebih layak, warga kini lebih mudah membawa hasil pertanian dan perkebunan dari maupun menuju kawasan permukiman.
Aidi berharap peningkatan akses tersebut dapat ikut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menghemat waktu dan biaya perjalanan warga.
“Jembatan ini juga sangat membantu masyarakat mengangkut hasil tani. Jadi manfaatnya bukan hanya untuk transportasi, tetapi juga untuk perekonomian warga,” ujarnya.
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Betung juga dirangkaikan dengan kegiatan bantuan sosial. Bantuan diberikan kepada kaum dhuafa serta siswa-siswi sekolah dasar di sekitar lokasi.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Bagi warga, kehadiran jajaran Kepolisian tidak hanya memberikan akses infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial yang dapat dirasakan secara langsung.
Aidi berharap sinergi antara pemerintah, Kepolisian, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan di daerah benar-benar menjawab kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, sinergi seperti ini terus berlanjut. Karena yang paling penting adalah bagaimana pembangunan memberikan manfaat nyata dan membuka akses bagi masyarakat,” pungkasnya.

0 Komentar